Tentang Penelusuran PWS KIA

021609-1003-tentangppws1.jpg

PPWS KIA:

Penelusuran & Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu & Anak

KERJA SAMA:

Departemen Kesehatan Republik Indonesia

Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat

Direktorat Bina Kesehatan Ibu

Jl. Rasuna Said Blok X5 Kapling No. 4-9 Jakarta, 12950

Contact Person:

  • Dr. Lukas C Hermawan

<Hp: 08161972870; email: lukas_hm@yahoo.com>

  • Dr. Andi Yussianto

<HP: 081319790225; email: ayussianto@yahoo.com>

=====================================

UNICEF INDONESIA

Jakarta Office:

Wisma Metropolitan II 10th fl.

Jl. Jend. Sudirman Kav. 31

Telp. 021-5705816

IT TECHNICIAN FASILITATOR CONTACT:

KYS Techno Solution

Jl. Kaliurang km 5,5 Pandega Marta VIII No. F53 A Yogyakarta

Contact Person: 085228036497;  nurdin_yahya@yahoo.com

  • Nurdin Yahya
  • Abdul Faqih
  • Ganda GS Sinaga
  • Suyatno

PROGRAM CONCEPT FASILITATOR CONTACT:

  • Maryatin (Rembang)
  • Rohmadi (Wonosobo)
  • Agus (Wonosobo)
  • Febyana (Wonosobo)
  • Moko (Wonosobo)
  • Hardiko (Wonosobo)
  • dr. Kodyat (Pandeglang)
  • Wahyu (Pandeglang)

Program Kartini

Program PPWS KIA dikembangkan sejak tahun 2008 dengan menggunakan sistem database dengan pengembangan konsep penelusuran data. Program ini diberi nama Kartini mengingatkan pada pahlawan nasional R.A Kartini yang meninggal akibat pendarahan post partum.

Program Kartini sudah diimplementasikan di daerah fokus UNICEF meliputi:

  1. Jawa Barat: Garut, Indramayu,Subang,Sukabumi,Kota Cirebon
  2. Banten : Lebak, Pandeglang
  3. Jawa Tengah : Wonosobo, Banjarnegara, Rembang
  4. Maluku Utara : Tidore
  5. Ambon : Ambon
  6. NTT : Alor, Sumba Timur, Sumba Barat Daya
  7. Papua : Jayapura, Jayawijaya
  8. Irian Jaya Barat : Sorong, Manokwari
  9. NAD : Aceh Besar, Pidie
  10. Sulawesi Selatan : Bone, Takalar
  11. Sulawesi Barat : Polewali Mandar, Polman, Mamasa
  12. Jawa Timur : Tulungagung, Probolinggo, Bondowoso

Untuk Sulsel, Sulbar, Jatim dan NAD, implementasi lapangan belum menggunakan program Kartini.

FITUR & LAPORAN PADA PROGRAM KARTINI:

Master Data:

  • Input Profil Puskemas
  • Input Data Desa
  • Input Data Posyandu
  • Input Data Bidan

Kegiatan PWS

  • Identifikasi WUS
  • Register Bumil
  • Pemeriksaan ANC
  • Persalinan Ibu
  • Bayi Baru Lahir
  • Pemeriksaan PNC
  • Pemeriksaan Neonatus
  • Pemeriksaan Bayi & Balita
  • Kematian Ibu
  • Kematian Bayi

LAPORAN-LAPORAN:

  • Laporan Kohort
  • Laporan Dasar
  • Laporan Pelayanan KIA
  • Taksiran Persalinan
  • Kartu Ibu
  • Kartu Bayi
  • Surat Kelahiran
  • Laporan Imunisasi
  • Laporan Kematian
  • Laporan PWS
  • Laporan Penelusuran
  • Laporan Pemantauan (Lampiran 1,2,3,4,5,6,7)
  • Grafik Pelayanan KIA
  • Grafik Laporan PWS
  • Grafik Trend PWS
Fitur Pada Dinas Kesehatan

Fitur Pada Dinas Kesehatan

Error, Koreksi & Masukan

Orang bilang, tak ada gading yang tak retak.Banyak juga yang mengatakan “no body perfect”. Menyadari akan hal itu, mempertimbangan tentang tingkat kemahiran data operator didaerah tentang pengetahuan komputer, terus ditambah lagi kebutuhan yang bertaut dengan harapan yang terus meningkat akan kemudahan dan berbagai jenis laporan PPWS maka jika menemui masalah atau ingin memberikan masukan atau koreksi silahkan menyampaikan ke forum ini. InsyaAllah, berbekal harapan, kerja keras dan sama-sama kerja mudah-mudahan segala permasalahan dapat kita atasi. Blog ini hanya sebagai estafet untuk pengembangan website integrasi PPWS-KIA ke pusat (depkes). Smoga bermanfaat.

Nurdin Yahya.

100_03961

Sistem Integrasi Data

sistem-integrasi-data

  1. Bidan melakukan penelusuran data melalui kegiatan pemeriksaan sasaran (WUS,Bumil, Bulin, Bufas, Bayi, Balita) di desa lewat kegiatan posyandu, pemeriksaan di fasilitas kesehatan seperti polindes, puskesmas, Praktek Dokter, RB maupun RS.
  2. Semua kegiatan penelusuran di catat di kartu ibu dan kartu bayi.
  3. Salinan Kartu ibu diserahkan ke data operator di puskesmas setiap 2 minggu untuk dientry ke program Kartini.
  4. Setelah proses data entry selesai, data operator mengirimkan kembali kartu ibu dan kartu bayi ke bidan ditambahkan dengan laporan-laporan yang dibutuhkan oleh bidan (Laporan Kohort,Laporan Pelayanan, Rencana Persalinan,Laporan Penelusuran, dll).
  5. Data Operator juga menyerahkan laporan ke Bikor dan Kapus untuk jenis laporan puskesmas seperti Laporan PWS, Grafik PWS, maupun Laporan Pematauan.
  6. Secara periodik (setiap bulan) data dipuskesmas dikirimkan ke dinas kesehatan melalui kegiatan backup data. Softcopy ini (beruba sript sql) kemudian dikirimkan ke dinas kesehatan kabupaten untuk selanjutnya menjadi data PWS kabupaten yang terintegrasi.
  7. Puskesmas juga bisa langsung mengirimkan backup data ke depkes menggunakan fasilitas internet (masih dalam proses pengembangan).
  8. Setelah semua data puskesmas terkumpul di DKK maka oleh administrator kabupaten, data integrasi dikirimkan ke depkes sebagai laporan kabupaten.
Alur Pengiriman Data

Alur Pengiriman Data

TANTANGAN IMPLEMENTASI:

Ada 3 faktor yang menjadi tantangan dalam proses implementasi pada sistem informasi yakni:

  1. Infrastruktur
  2. Culture
  3. Leadership

Untuk menyelesaikan tantangan ini dibutuhkan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Menyamakan persepsi seluruh stakeholder
  • Menyeragamkan proses bisnis di unit pelaksana
  • menumbuhkan komitmen seluruh stakeholder
  • Mengoptimalkan organisasi agar mendukung proses bisnis yang baru termasuk SDM
  • Jaminan infrastruktur mendukung aplikasi yang berskala besar
  • Support yang handal kepada user dilokasi yang tersebar secara geografis

ALUR PELAKSANAAN PPWS KIA

Alur Pelaksanan PPWSKIA

Alur Pelaksanan PPWSKIA

ALUR DATA PENELUSURAN

ALUR DATA PENELUSURAN

Alur Komunikasi Data

Alur Komunikasi Data

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.