Fitur simpus di PPWSKIA

Maaf banget untuk kawan-kawan semua karena belakangan ini blog PPWSKIA terlihat kurang aktif. Ini semua karena kami sedang mengembangkan fitur baru pada program kartini yakni fitur program simpus dan laporan gizi (berdasarkan konsep NHCS).
Hayoo… siapa yang berminat mencoba fitur-fitur simpus yang terintegrasi dengan program kartini? Kami sudah berhasil melakukan pengembangan fitur simpus di program kartini terutama untuk pemeriksaan rawat jalan yang meliputi:
Modul klinik:
– Pendaftaran pasien baru
– Register pesien (IRJA, IRNA)
– Pemeriksaan klinik (Anamnesa,Diagnosa,Tindakan,Terapi)
– Laporan Register Pasien
– Laporan Penyakit (LB.1)
– Grafik 10 Penyakit
– Grafik Kunjungan Pasien
Modul Apotek:
– Penerimaan Obat
– Mutasi Obat
– Resep Pasien (IRJA,IRNA)
– Distribusi Obat
– Laporan Kartu Stok
– Laporan Stok
– LPLPO

Program ini juga bisa dijalankan dengan konsep jaringan (client-server) dan juga terintegrasi antar bagian. Laporan dan semua data transaksi di puskesmas juga bisa langsung terintegrasi dalam laporan dinas. Kita optimis dalam beberapa pekan, fitur untuk rawat inap dan pemeriksaan penunjang (Lab dan radiologi) akan segera selesai.
Oya, satu hal yang prinsip disini adalah bahwa pengembangan fitur simpus di program kartini tidak dimaksudkan untuk me-replace program serupa yang sudah berjalan didaerah. Tapi kalo yang belum memiliki tentu gak ada masalah dan kami berharap bisa muncul kerja sama yang akhirnya dapat diwujudkan sistem informasi kesehatan yang terintegrasi di tingkat kabupaten.
Untuk daerah yang sudah memiliki program simpus namun berminat untuk menggunakan program kartini tidak perlu khawatir untuk proses integrasi datanya. Di program kartini juga sedang dikembangkan fitur untuk komunikasi data antar aplikasi yang berbeda yang memungkinkan interaksi antar program. Lain waktu akan kami ulas sendiri tentang teknologi komunikasi data yang memungkinkan interoperabilitas antar aplikasi bisa berjalan secara baik.
Spesial untuk cik kim, kami mohon maaf jika pengembangan aplikasi kartini menyebabkan masalah baru terhadap proses implementasi di daerah anda. Sekali lagi maaf… Namun untuk ide sinkronisasi saya kira itu bukan ide yang tidak mungkin. Mengikuti slogan salah satu parpol, kita bisa mengembangkan bersama-sama tentunya dengan lebih cepat, lebih baik. Untuk Pak Satrio dan Bu Ani dan Pak Moko terima kasih atas dukungannya.

Nurdin Yahya
Jogjakarta, 085228036497

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.