Program Kartini

Program PPWS KIA dikembangkan sejak tahun 2008 dengan menggunakan sistem database dengan pengembangan konsep penelusuran data. Program ini diberi nama Kartini mengingatkan pada pahlawan nasional R.A Kartini yang meninggal akibat pendarahan post partum.

Program Kartini sudah diimplementasikan di daerah fokus UNICEF meliputi:

  1. Jawa Barat: Garut, Indramayu,Subang,Sukabumi,Kota Cirebon
  2. Banten : Lebak, Pandeglang
  3. Jawa Tengah : Wonosobo, Banjarnegara, Rembang
  4. Maluku Utara : Tidore
  5. Ambon : Ambon
  6. NTT : Alor, Sumba Timur, Sumba Barat Daya
  7. Papua : Jayapura, Jayawijaya
  8. Irian Jaya Barat : Sorong, Manokwari
  9. NAD : Aceh Besar, Pidie
  10. Sulawesi Selatan : Bone, Takalar
  11. Sulawesi Barat : Polewali Mandar, Polman, Mamasa
  12. Jawa Timur : Tulungagung, Probolinggo, Bondowoso

Untuk Sulsel, Sulbar, Jatim dan NAD, implementasi lapangan belum menggunakan program Kartini.

FITUR & LAPORAN PADA PROGRAM KARTINI:

Master Data:

  • Input Profil Puskemas
  • Input Data Desa
  • Input Data Posyandu
  • Input Data Bidan

Kegiatan PWS

  • Identifikasi WUS
  • Register Bumil
  • Pemeriksaan ANC
  • Persalinan Ibu
  • Bayi Baru Lahir
  • Pemeriksaan PNC
  • Pemeriksaan Neonatus
  • Pemeriksaan Bayi & Balita
  • Kematian Ibu
  • Kematian Bayi

LAPORAN-LAPORAN:

  • Laporan Kohort
  • Laporan Dasar
  • Laporan Pelayanan KIA
  • Taksiran Persalinan
  • Kartu Ibu
  • Kartu Bayi
  • Surat Kelahiran
  • Laporan Imunisasi
  • Laporan Kematian
  • Laporan PWS
  • Laporan Penelusuran
  • Laporan Pemantauan (Lampiran 1,2,3,4,5,6,7)
  • Grafik Pelayanan KIA
  • Grafik Laporan PWS
  • Grafik Trend PWS
Fitur Pada Dinas Kesehatan

Fitur Pada Dinas Kesehatan

54 Tanggapan to “Program Kartini”

  1. haris Says:

    kalo mo implementasi di daerah di luar fokus unicef gmana caranya? Saya dari dinas kesehatan kabuapten banko – Jambi?

  2. ppwskia Says:

    pada dasarnya kegiatan ppwskia ini bukanlah program baru. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang bersifat revitalisasi dan mendapat improvisasi. Aksentuasi ada pada term penelusuran yang mengajak semua unit pelayanan kesehatan untuk tidak sekedar menyusun laporan tanpa dasar melainkan harus didasari oleh data yang valid dan up to date. Pada buku PWS KIA yang dirilis oleh depkes pada laporan PWS terdapat 13 Indikator yang merupakan pengembangan dari Laporan PWS sebelumnya. Besarnya perubahan ini memerlukan penjelasan tentang konsep baru yang digunakan dan metodologi pelaksanaan dengan menggunakan kartu ibu dan kartu bayi. Prinsip-nya adalah bidan tidak lagi menyusun laporan tentang kegiatan pelayanan yang dilaksanakan sehingga bisa fokus untuk meningkatkan mutu pelayanan. Selanjutnya laporan di cetak lewat program PWS yang telah dikembangkan oleh depkes yang bekerja sama dengan UNICEF. Karenanya pelatihan juga meliputi pelatihan penggunaan software dan analisis data kegiatan PWS.
    Untuk implementasi di luar fokus bisa langsung berkoordinasi dengan sub direktorat ibu. Sepengetahuan kami, tahun ini depkes menyediakan dana untuk implementasi untuk 4 propinsi diluar daerah fokus unicef. Beberapa daerah lain malah menyediakan dana sendiri untuk implementasinya seperti Kalimantan Barat.

  3. Raharjo Says:

    toppp.. mudah2an program berjalan lancar pak… saya nunggu perkembangannya. mohon ijin bsk meniru variabel2nya untuk simpus saya.🙂

  4. ppwskia Says:

    Silahkan mas jojo jika ingin mengikuti variabel-nya. Software ini sudah disetujui untuk digunakan secara nasional kok malah idenya seperti yg saya sampaikan ke blog mas jojo (www.ceritasimpus.wordpress.com) bahwa direncanakan untuk melakukan integrasi sistem antara ppwskia dengan simpus. Hanya saja diakui ini pekerjaan besar jika di umumkan terlebih dahulu tentunya tapi menjadi agak kecil jika langsung dikerjakan dan kalo sudah jadi terus diperkenalkan he,,he.. (biasanya kan proragmmer lebih suka langsung kerja dari pada nunggu kebijakan atau tarik ulur kepentingan..) itu pengalaman kami loh pak, mungkin proyek mas jojo lebih lancar. Minggu depan saya ingin mampir ke salaman pak, insyaAllah kami ada kegiatan di wonosobo minggu depan untuk diskusi rencana teknis integrasi data PPWSKIA dari puskesmas/dinkes ke depkes.

  5. muh iqbal Says:

    mas ada demo yang bisa didownload ??

  6. ppwskia Says:

    langsung minta cd-nya aja pak ke depkes. boleh kok.skalian pelatihan or sosialisasi juga boleh🙂

  7. haris Says:

    Kok sekarang sepi banget blognya? Kemana nih pengelola blognya?

  8. Raharjo Says:

    Boss Nurdin… laporrr.
    lha itu ada yang komplen malah masuk blog saya hehe (nulis komentar di tulisan saya terakhir)…monggo ditindaklanjuti, sepertinya butuh bimbingan panjenengan lebih lanjut…

  9. lian Says:

    pa bs ga,CDnya dkrm?klo bs gmn caranya?tlg penjelasnnya.sy kerja didinkes kabupaten paser,kaltim

  10. ppwskia Says:

    Bisa, Mau dikirim ke alamat mana? tolong kirim alamatnya dan daftar puskesmas yang ada didaerah kabupaten Paser untuk di verifikasi dengan data yang sudah ada di software. Untuk pelatihan atau penjelasan lainnya bisa langsung menghubungi pak lukas pada nomor HP atau email yang tercatum di halaman muka.

    Nurdin Yahya
    085228036497.

  11. ppwskia Says:

    Butuh bimbingan apa mas jojo. Maaf baru memberikan tanggapan karena sedang implementasi integrasi simpus+pws di sumatera. Doakan bisa berhasil ya.

  12. Raharjo Says:

    good luck..
    kalbar butuh bimbingan buat install kartini.. coba kontak saja key person disana.. atau kontak puskesmassungaiayak.wordpress.com

  13. ana samawa Says:

    saya mencoba terus tapi setiap sampai pada membuka file .dll nya kok muncul open with, apa hrs instal program dulu dan programnya apa? Trims.

  14. ppwskia Says:

    ibu ana dari kabuten mana? Untuk membuka file DLL itu harus install dulu programnya bu. Namanya Kartini. Untuk mendapatkan CD Installer bisa langsung menghubingi Depkes dengan kontak person pak Andi Ayusianto atau Pak Lukas di Sub Direktorat Kesehatan Ibu. Kalo mau saya kirimkan maka mohon kirim alamat dan ongkos kirim berdasarkan daerah (via TIKI/JNE) di tambah biaya CD dan Box sebesar Rp. 25.000,-
    Kalo mau kontak saya di 085228036497.

  15. SUTARNI DJUFRI Says:

    makasih sya bisa Donload buku pedoman PWS terbaru…kemarin baru dapat kopiannya. TQ

  16. puskesmas sungai ayak Says:

    Kami pernah mendapatkan cd Program Kartini dari teman di Dinkes Sekadau, namun setelah diinstal, ternyata tidak bisa kami gunakan. Kami coba ulang beberapa kali sesuai petunjuk yang cukup jelas, namun gagal juga. Akhirnya, ya lupakan saja. Saat ini kami tengah mengembangkan sendiri Program PWS KIA menggunakan Ms Excel, biar gampang. Gak pake instal segala macam. Buat kami yang penting laporannya bisa diotomatisasi. Jadi, bu bidan gak capek deh bikin laporan PWS KIA setiap bulan. Sampai saatnya, tinggal print gitu. Dan sekarang, untuk PWS KIA nya udah selesai. Lebih lanjut dapat di lihat pada blog kami

  17. ppwskia Says:

    Saya kira ini kerja yang bagus dan secara pribadi kami sangat menghargai. Oya, kenapa kok gak bisa di install program kartini-nya?
    Saya juga mendapati kontak dari berbagai macam daerah tentang kesulitan dalam menginstall tapi semua bisa di atasi kok. Btw, salut untuk program anda, kami mau mempelajarinya kalo diperkenankan.

    Nurdin Yahya,
    085228036497

  18. puskesmas sungai ayak Says:

    Installnya lancar. Masalahnya ketika program dijalankan muncul pesan error. Kira seperti ini “server tidak ditemukan”. Gimana tuh cara mengatasinya ? Namun saat ini kami tidak punya cd-nya. Beberapa waktu yang lalu kami coba minta lagi sama teman di Dinkes Sekadau, katanya dah ilang. Lagian, beliau lupa passwordnya. Sedangkan yang di komputer kami dah terlanjur di uninstall. Pengen juga sih nyoba lagi. Salam !

  19. suerwin Says:

    minta link untuk download program kartininya?>???

  20. ppwskia Says:

    Kalo persoalannya pada saat program sudah di install biasanya masalahnya adalah:
    1. Koneksi ke server : Periksa apakah program mysql dan database ppwskia sudah terinstall atau belum.
    2. Tidak terhubung ke server: Biasanya terjadi karena penggunaan port yang tidak diatur berdasarkan defaultnya. Pada program kartini default port yang digunakan adalah 3307 sedangkan pada saat install mysql default portnya 3306. Nah, dimanual program biasanya kita anjurkan diubah.
    3. Kalo yang memerlukan cd installer bisa aja langsung minta ke DKK atau ke Depkes. Tapi kalo mau kita kirmkan tolong berkenan untuk menanggung biaya pengiriman dan cd-nya. Kira-kira 50rb-lah. Oya, jangan lupa kirimkan alamat lengkap dan contact person.
    4. Kami sebenarnya mau mengupload di link ini tapi kapasitasnya terbatas solanya ukuran datanya >25MB.

    Salam,
    Nurdin Yahya

  21. Ria Damayanti N Says:

    Dear all…
    maaf neh mo kasi tanggapan, Saya Bides Kabupaten Brebes, puskesmas Bulakamba, untuk program kartini masih harus ada pembaruan / revisi untuk programnya. karena untuk pendataan bumil (K1,K2,K3,K4) masih kurang sesuai dengan kebutuhan. contoh : pada tgl 15 Desember 2009 ada pendataan bumil (K1), setelah tutup tahun 2009 pendataan bumil sudah di tutup sebagai pendataan bumil 2009, untuk K2 masuk tahun 2010, kenapa K1 di bulan desember gak bs dipanggil untuk K2 tahun 2010, saat diinput lagi di tahun 2010 juga ada message kesalahan “Data Bumil Sudah Terinput di 2009”. mohon untuk adanya koreksi terhadap program kartini tsb.
    Terima kasih.

    Ria Damayanti N
    Bides Puskesmas Bulakamba Brebes

  22. dani Says:

    Yth. Pak Nurdin,
    Kami sudah mulai menggunakan software kartini sejak juni 2009, saat itu wilayah kerja kami 7 desa. Namun karena ada pemekaran desa, jumlah desa saat ini di wilayah kerja kami menjadi 9 desa. Bagaimana langkah-langkah untuk menambah nama desa ke database program tersebut ? Atau harus install ulang software ?
    Trims atas perhatiannya.

  23. ppwskia Says:

    @ria: kalau untuk kasus analisis data seperti ini lebih enak kalo ada kita lihat bersama datanya. Kalo berkenan mohon emailkan data ibu dari database ppwskia lewat menu dump sql file dari program navicate. Terus di zip dan dikirim ke email saya di nurdin_yahya@yahoo.com
    @Dani: Untuk nambah data desa sebaiknya berkoordinasi dengan dinas kesehatan. Fitur untuk nambah desa ada pada administrator dinas kesehatan. Kami sendiri sebenarnya sudah berusaha untuk mensinergiskan semua tambahan data demografi (desa, kecamatan dan kabupaten) yang baru. Namun terkendala pada kewenangan support program yang sudah diambil alih oleh depkes.

  24. marisi nainggolan Says:

    ajarin dunk buat grafik PWS KIA

  25. ppwskia Says:

    Kayaknya ada petunjuknya di buku pws yang terbaru. Kalo gak salah ada di bab IV atau V. Coba download aja.

  26. agus santoso Says:

    Perkenalkan nama saya Agus.

    Saya baru saja diminta tolong oleh puskesmas kraton untuk memperbaiki komputernya yang rusak (lagi).
    Setelah selesai install semua, ada kendala pada software kartini.

    Problemnya, begitu kartini dibuka langsung ada pesan error/close dari windows vista. (tanpa detail errornya dimana)
    Saya sudah mengikuti petunjuk instalasi yang disertakan di CDnya.
    Database sudah bisa connect, saya dapat browse data dengan navicat.
    Port MySQL sudah saya coba di port 3306 dan 3307, hasilnya aplikasi kartini tetep close tanpa error yang jelas.
    Software kartini sudah saya update menggunakan aplikasi update dari CD.

    Mungkin perlu disebutkan kebutuhan aplikasi kartini apa saja. Mungkin perlu mendetail hingga file dll ataupun ocx yang dibutuhkan, versi serta besarnya file. (karena ada kemungkinan error tanpa sebab yang jelas berhubungan dengan file pendukung yang corrupt/tidak sesuai versi)

    Pada waktu yang lalu, saya sudah pernah install aplikasi kartini ini di komputer yang sama dengan sukses.
    Kenapa hari ini gagal terus.

    Terima kasih.

  27. ppwskia Says:

    terima kasih atas masukannya.
    Kegagalan load performance dari program kartini pada window vista maupun pada win-7 adalah karena adanya penggunaan flash animasi pada bagian banner.
    pada sistem win-xp sistem register file langsung berhaasil dilakukan dengan mengcopy ber-extension ocx pd direktori c:\windows\sistem32.
    Dengan program installer yang dibuat, semua file langsung disetting sesuai dengan kebutuhan OS-nya.
    Nah, pada vista dan win-7 sistem register file ocx ke sistem32 kadang kala tidak berhasil. Untuk mengatasi hal seperti ini cobalah langkah-langkah berikut:
    1. Periksa kembali file bernama flash8b.ocx apakah sudah exist di dalam folder c:\windows\system32
    2. setelah itu register file tersebut dengan menggunakan RUN dengan mengetik perintah: regsvr32 flash8b.ocx
    3. coba buka program kartini. Kalo sudah berhasil ya alhamdulillah tapi kalo belum maka coba lagi dengan
    4. Gunakan file flash yang lebih tinggi yakni flash10b.ocx dan register kembali dengan cara seperti langkah 2.
    (Jangan lupa file flash10b.ocx di copy dulu ke folder system32)
    5. Untuk meregister file flash10b.ocx juga bisa dengan meng-klik kanan file tersebut pada folder system32 dan pilih register. (ini berlaku pada window vista)
    6. Untuk win-7, cara merigister file flash10b.ocx dilakukan melalui program command dengan user sebagai administrator.

    Oya mas agus, kalo belum berhasil juga kita bisa lihat atau belajar bersama di puskesmas kraton. Kita akan atur waktunya kalo memang memerlukan karena
    kebetulan kami juga domisili di jogja. Hanya saja sering gak di jogja karena mencari nafkah ke daerah lain🙂

    Semoga berhasil.

  28. Agus Santoso Says:

    waduh, lama banget gak ngecek disini
    ternyata…. sudah dijawab oleh developernya.

    Yang di puskesmas keraton saya belum jugak dikontak lagi, mungkin sudah mengontak dengan pusat-nya langsung ?
    Atau malah terus tidak dipakai ya ?

    Saya gak begitu memperhatikan kalau aplikasi tersebut pakai flash, jadi gak kepikiran untuk cek register flash ocx di windows.
    Tapi kalau tidak salah, saat itu flash sudah terinstall versi 9.
    Biasanya saya cek dengan mbuka website detik com😀

    Apakah masih harus register manual dengan command prompt ?

    “kebetulan kami juga domisili di jogja. Hanya saja sering gak di jogja karena mencari nafkah ke daerah lain”

    Ini yang mbikin saya ngiri, jalan-jalan sambil cari nafkah😛
    saya stuck di kampung yogya😦

  29. yulia Says:

    selamat siang,
    saya ingin mengetahaui tujuan dari pembuatan software kartini ini..mengapa harus dikembangkan software kartini jika tanpa software ini program pws kia juga dapat berjalan..
    mohon jawabannya..
    Terima Kasih

  30. anah Says:

    selamat sore….
    saya dari sulawesi tengah..tepatnya dari luwuk banggai….
    utk software kartini ini sudah saya download..tetapi utk masuk harus memakai pasword…yg jd masalah buat saya paswordnya saya ngga tau…saya merasa bersyukur dgn adanya software kartini ini sangat membantu kami dlm pembuatan laporan…
    atas bantuannya terima kasih…

  31. ppwskia Says:

    username : puskesmas
    password : 1

  32. ppwskia Says:

    kalo dah bisa jalan alhamdulillah dong. Software ini hanya sebagai alat bantu dalam analisis dan penelusuran kok.
    jadi tidak ada kewajiban tuk harus menggunakan. Sepanjang dianggap membantu silahkan digunakan🙂

  33. yulia Says:

    oh seperti itu..berarti intinya software ini digunakan untuk membantuk kegiatan pws kia ya.. saya berencana menjadikan software kartini sebagai studi kasus dalam penelitian saya, apakah ada standar keluaran yang dihasilkan oleh software kartini ini?

  34. ppwskia Says:

    standar keluaran adalah laporan PWS. Silahkan di simak pada output laporannya. Sedangkan basis pengembangan software adalah buku pwskia yang di keluarkan oleh depkes. Wah, menarik tuh kalo mau dijadikan penelitian. Bs menjadi masukan bagi kami yang sedang mengembangkan penyederhanaan program pwskia agar lebih mudah pemakaiannya.

  35. yulia Says:

    selamat malam,,
    maaf mengganggu sebelumnya..
    saya ingin bertanya lagi terkait cara kerja software kartini ini..apakah software kartini ini mencakup proses penginputan data atau hanya menarik data yang sudah ada pada data base sebelumnya??
    terima kasih..

  36. yulia Says:

    oia,, lanjutan dari pertanyaan di atas,, apakah bpk/ibu mengetahui daftar puskesmas yang telah melaksanakan program kartini?

  37. ppwskia Says:

    software kartini mencakup kegiatan entry sampai dengan output. Hanya saja belum ada evaluasi tentang seberapa banyak output yang digunakan oleh user. Disamping itu, proses collecting data dan integrasi juga belum ada cerita keberhasilan dari pengguna. Dulu kegiatan ini dimulai tahun 2008 dan intensif di 2009 dengan percontohan di wonosobo. Saat ini, kegiatan sudah di handle langsung oleh depkes. Ada daerah yang baru memulai dan bersemangat tapi ada juga yang sudah lelah bahkan off. Kalo soal daerah mana saja yang sudah mengimplementasikan bisa di tanyakan ke depkes. Menurut pengamatan saya yang masih menggunakan sampai saat ini adalah BANTEN dan mendapat dukungan penuh dari propinsi. Kalo lainnya saya belum dapat cerita. Entahlah…

  38. ppwskia Says:

    coba tanya langsung ke depkes di sub direktorat kesehatan ibu. Saya gak tahu skrg siapa pengelolanya.

  39. yulia Says:

    selamat malam..
    saya ingin bertanya, apakah bapak/ibu memiliki buku panduan penggunaan software kartini? terima kasih

  40. abdul lathif sampurna Says:

    Kenapa gak berbasis website program nya biar pusat langsung bisa monitoring dan dana yang di keluarkna juga gak banyak..

  41. ppwskia Says:

    Sy juga setuju pak. Harus disuarakan tuh.

  42. Heru SWN Says:

    Assalaamu ‘alaikum wr wb
    Bung Nurdin Yahya…
    salam kenal Saya Heru SWN
    dari Poltekkes Kemenkes Surabaya, Jurusan Kebidanan, Kampus Magetan Jatim
    Selama ini saya bikin instant software PWS KIA berbasis Excel (alasan: familier untuk umum), dan saya ajarkan ke mahasiswa2 saya, khususnya yang telah bekerja di lingkungan Dinas Kesehatan, khususnya puskesmas.
    Saya tertarik dengan software Kartini, dan mau tanya:
    1. Apakah Sekarang sudah disediakan softwarenya untuk didownload? (Saya baru saja download petunjuk penggunaannya)
    2. Jika saya mempelajari “Kartini”, dan bisa mengoperasikannya dengan baik, apakah saya diizinkan untuk mengajarkannya secara formal kepada para mahasiswa atau mengajarkan kepada rekan-rekan bidan melalui acara training atau workshop ?

    Terimakasih,
    Wassalam

  43. Heru SWN Says:

    nyambung lagi

    untuk software kartini sudah saya peroleh….
    ini sedang unduh kartini v.2 dari depkes

  44. yulia Says:

    Aslm..
    apakah bpk/ibu memiliki petunjuk instalasi software kartini

  45. antok Says:

    mohon bantuan…..
    ketika melakulan restore data melalui kartini tidak ada pesan kesalahan tetapi setelah di cek ternyata data tidak masuk.
    saya coba lagi restore melalui navicat muncul pesan sbb:
    error 1142:
    Create command denied to user ‘user@localhost for table “kys_m_agama”

  46. abdul lathif Says:

    sobat semua nya mau memperkenalkan Sistem Pelaporan Data Kesga Online(Dinas Kesehatan) berbasis Online : softwere ini Merupakan Sistem pelaporan data kesga setiap puskesmas dalam suatu kabupaten yang mencakup data mengenai : Data tentang ibu,tentang anak,Tentang KB,sarana Di tingkat pelayanan dasar,data pencegahan penyakit,kekerasan terhadap perempuan,fasilitas rujukan primer,data tenaga kesehatan,data UKS,Data Remaja,Data kematian secara online melalui website. manfaat dari SISTEM INFORMASI DATA KESGA ONLINE adalah memudahkan pihak puskesmas,kabupaten dan pihak propinsi untuk mengontrol data kesehatan pada wilayahnya.

    Prinsip Kerja dari Softwere ini adalah data tentang kesga di entri oleh setiap puskesmas dalam suatu kabupaten dan secara otomatis akan menampilkan laporan pada level puskesmas dan pada level kabupaten dan Propinsi. jika ini terjadi maka hasil nya adalah setiap daerah bisa mengecek dan melihat laporan data tentang kesga secara Real-TIme melalui Website. tidak perlu install sofwere di setiap puskesmas anda hanya butuh user dan password untuk mengakses WEB.

    untuk melihat demo aplikasi silahkan klik http://kesga.abdullathifsampurna.com user :demo password demo.

  47. mayang Says:

    pengen banget pakai aplikasi kartini ini, soalnya mempermudah pelaporan apalagi buat bidan desa, jadi ga melulu buat data baru, tinggal merevisi aja, tapi saya masih belum mengerti benar detailnya, ada pelatihannya lagi ga yah?

  48. Agus Ramadhan Says:

    Untuk username puskesmas pass nya 1, untuk username dinkes apa ya pass nya?

  49. ppwskia Says:

    user: dinkes pass:2

  50. ppwskia Says:

    pelatihan banyak dan sering tp biasanya ditangani langsung oleh depkes atau dinas kesehatan setempat.

  51. bunyamin Says:

    id lokasi yg blm lengkap gmna caranya tuk menambah PKM

  52. edy alhady Says:

    sy menginstal aplikasi kartini pd window 7 sukses tp ga bs dikbuka kenapa yah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: