CARA BACKUP DATA

Pada program kartini, semua transaksi data pada kegiatan-kegiatan PWS disimpan dalam database menggunakan mesin database MySQL Server 5.0 sedangkan sistem Antar muka program (interface) di desain dengan menggunakan program Delphi 7.0 yang di buat oleh Borland Inc. Dengan demikian, kerja antar kedua program ini (MySQL dan Delphi) dibantu oleh sebuah koneksi yakni ODBC (Open Database Connectivity).ODBC adalah sebuah standar terbuka untuk konektivitas antar mesin basis data. Standar ini menyediakan API yang dapat digunakan untuk menjalankan dan mengoneksikan sebuah aplikasi dengan sebuah sistem manajemen basis data (SMBD). Para desainer ODBC membuatnya dengan tujuan agar ODBC terbebas dari penggunaan bahasa pemrograman tertentu, sistem manajemen basis data tertentu, dan sistem operasi tertentu.

Dengan cara transaksi data yang bersifat stand alone (komputer mandiri) maupun dengan sistem client-server (Jaringan), hal penting dalam proses ini yakni, keseluruhan data tersimpan dalam harddisk pada komputer server. Jika menggunakan sistem stand alone maka artinya komputer menjadi server sekaligus client. Pada pengelolaan sistem informasi, perawatan data yang meliputi sistem backup dan restore bisa didesain secara otomatis. Melalui pengaturan oleh administrator program hal ini sangat membantu pengguna dalam mengamankan data yang dimiliki.

Dengan menggunakan program kartini, sistem pengelolaan data dibagi dalam 2 kelompok berdasarkan fungsinya yakni, backup menggunakan progam kartini dari MODUL ADMINISTRATOR dan DUMP SQL FILE dari program navicate. Apabila menggunakan fitur backup dari modul administrator maka pemahaman pemeliharaan data disini adalah untuk melakukan pengambilan data dari database PPWSKIA dari komputer di puskesmas untuk selanjutnya dilakukan penyatuan data di komputer Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK). Sedangkan fitur di program navicate adalah untuk melakukan pengamanan database PPWSKIA yang meluputi STRUKTUR DATA dan RECORD DATA. Perbedaan pokok pada metode pertama dan kedua adalah pada metode pertama yang diambil pada proses ini hanyalah RECORD DATA saja tanpa memperhatikan STRUKTUR DATA sehingga apabila terjadi kerusakan pada komputer yang menyebabkan harus dilakukannya install ulang pada Operating System dengan cara Format Hard Disk maka metode ini tidak mampu melakukan penyelamatan data.

Kenapa tidak mampu? Hal ini disebabkan karena pada baris perintah (sintax) yang dibuat pada metode pertama hanya berhasil jika struktur Datanya sudah ada (eksist). Perumpamaannya adalah record data itu seperti barang-barang yang akan di simpan dalam lemari-lemari dalam gudang penyimpanan. Nah, jika gudang dan lemarinya tidak ada maka kita juga tidak bisa melakukan penyimpanan data.

Untuk teknis cara melakukan DUMP SQL FILE dari Navicate dapat di download pada box Kartini yang ada di sebelah kanan fitur blog ini dengan judul cara backup (dump) data. Sedangkan untuk melakukan backup dari program kartini tinggal membuka fitur integrasi data dari modul Administrator-Tools dan dapat dibaca pada buku manual program kartini.

Pada perkembangannya, fitur backup data menggunakan program kartini mengalami masalah -masalah yang cukup banyak dari laporan dan keluhan user yang menggunakan. Salah satu yang paling dikeluhkan bahwa sistem backup data dengan cara seperti ini sangat menyulitkan proses integrasi data. Untuk keluhan ini, pada dasarnya diakui memang akan terjadi seperti itu. Hal ini terjadi karena lemahnya perkiraan kami dalam menganalisis perilaku user dalam penggunaan program yakni munculnya kecenderungan atau kebiasaan untuk tidak ambil pusing tentang besarnya data hasil backup.

Prinsip kerja pada fitur integrasi data pada program kartini adalah mengambil data-data hasil entry yang dilakukan dipuskesmas dengan kategorikan baru dengan penanda yang diberikan pada setiap tabel. Artinya, akan dilakukan pengecekan secara keselurahan table yang tercontreng data-data yang sebelumnya belum di backup. Kalau proses ini dilakukan secara rutin maka jumlah data yang akan di integrasikan ke komputer DKK ukurannya akan menjadi kecil. Akan tetapi, perilaku user memiliki kecenderungan untuk melakukan proses backup data dalam waktu cukup lama (biasanya 1 bulan) dengan prinsip yang sudah dibackup pun diikutkan kembali. Nah, disinilah pokok masalahnya. Akibat dari perilaku ini, hasil backup data menjadi berukuran sangat besar yang akhirnya menyebabkan proses integrasi data di komputer DKK menjadi terbebani dan lama.

Dari hasil ujicoba kami, untuk ukuran data sebesar 5MB biasanya membutuhkan waktu 2 menit dan untuk 40MB membutuhkan 30 menit. Tapi eksekusi sintax SQL kami lakukan langsung dengan menggunakan program command line dari MySQL, bukan menggunakan Kartini. Kami sedang merancang proses integrasi data yang lebih efisian dan sedang melakukan ujicoba integrasi data secara online sehingga laporan tidak perlu lagi menunggu dari puskesmas atau DKK, tapi bisa langsung diuplod di internet. Contoh laporan PWS dapat dilihat di http://www.dinkesbintan.org pada fitur SIK -> Laporan SIK. Teman-teman dapat login dengan username: guest dan pasword : kys untuk melihat contoh laporan disana.

Kami berharap bisa berbagi pengalaman dengan kawan-kawan semua.

Nurdin Yahya,ST

KYS Techno Solution – Jogja.

2 Tanggapan to “CARA BACKUP DATA”

  1. Jojok Says:

    bos… gak nyoba koneksi pake komponen mysql data koneksi? DAC apa yo namanya, lupa hehe… temenku dah nyoba itu katanya jauh lebih cepet dibanding pake koneksi ODBC. beli komponen murah murah tuh… lebih sedikit settingnya..

  2. ppwskia Says:

    myDAC versi berapa? Kami sudah pernah nyoba dulu tahun 2002 pertama kali. Cuma waktu itu kita gak ketemu komponen originalnya. Mau beli tapi gak tahu caranya. Soalnya kalo versi trial, delphi harus di aktifkan baru programnya mau jalan. Kalau masalah cepat sih relatif karena itu tergantung DBMS dan query yang kita buat. Jadi, kita putuskan pake ODBC aja🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: